Products

  • SPECIALIZED SKILLS PROGRAMS

SYNERGISTIC TEAM BUILDING

TUJUAN
- Mampu membangun tim kerja yang solid dan sinergis
- Menyadari dan mendapatkan insight bahwa kerjasama tim merupakan kunci penting untuk kemajuan perusahaan 
- Mampu berkoordinasi dengan anggota team dan berkomunikasi yang baik antar kelompok
 
KONSEP OUTBOUND
Tahap 1 - Amazing Race
Akan ada beberapa pos yang harus diikuti untuk meningkatkan kerjasama, komunikasi, sinergi, dll (baik secara individu/personal challenge maupun kelompok/group challenge).
 
Tahap 2 - Big Team Game 
- Big sinergyzed game - game untuk mensinergikan semua kelompok menjadi satu kesatuan
Jika di tahap amazing raze setiap kelompok saling berkompetisi, pada tahap ini seluruh kelompok akan diberikan games yang memerlukan sinergi semua kelompok dalam menyelesaikan tantangan dan menyelesaikan target permainan untuk kemenangan bersama 
- Team ceremonial bagi seluruh peserta   
 
Tahap 3 - Insight (Pleno Kelompok Besar) & Closing
- Penarikan insight & learning point 
- Pemberian hadiah kepada pemenang
- Closing 
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

LEGO® Serious FUN Workshop

Research menyatakan bahwa menggabungkan gerakan yang dilakukan tangan dan pikiran akan menghasilkan efektivitas pembelajaran yang jauh lebih besar. Think with your hand. Try to learn with your hand and you’ll find more insights. More fun, more insights, more ownership & more commitments.
 
LEGO® Serious FUN merupakan sebuah Reflection Workshop yang mendalam dan FUN di dalam prosesnya. Metode LEGO® yang mewarnai aktivitas di dalamnya akan membangkitkan kesadaran dan kreativitas kita.
 
Melalui metode LEGO® Serious Fun ini peserta akan 
- Mempelajari teknik terhubungnya tangan dan otak untuk membantu berpikir pada tingkat yang jauh lebih dalam.
- Mendapat pemahaman dan konsepsi lebih cepat proyek melalui "cerita" dan metafora (konsepsi 3 kali lebih cepat dari proyek yang dikembangkan dengan metode tradisional).
- Mengalami peningkatan kreativitas dalam memecahkan masalah 
- Terlibat aktif dan berkomitmen lebih tinggi terhdap hasil pembelajaran yang didapat
- Mencapai hasil yang lebih baik dan produktivitas yang lebih tinggi sekembalinya ke tempat kerja ketika proses belajar dilakukan dengan menyenangkan dan santai.
- Menyadari bahwa berpikir dalam 3D mengaktifkan otak kita dan membantu kita berpikir lebih cepat dan lebih baik.
 
AGENDA PROGRAM
- Introduction
- Starting the Journey (LSF Skill Building)
- Current leadership model/characteristics
- Successful leadership characteristics/model that can make the company can execute well the 2017's strategy
- What you want to change/improve in yourself as a leader to cope to the new company strategy?
- Reflection, photo shared & commitment 
- Closing
 
LEGO® Serious FUN dapat digunakan untuk
- Business Strategy & Vision
- Leadership
- Performance Improvement
- Market Analysis,SWOT Analysis
- Team Building
- Sales & Customer Service
- Business Alignment
- Innovation & Ideation / Product Design
- Culture Change,Organization Change
- Creativity & Innovation
- Team & Employee Development
- Goal Setting
- Other topics as needed
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

PROBLEM SOLVING METHODOLOGY (PDCA)

TUJUAN
- Memiliki paradigma sebagai problem solver
- Mampu menjelaskan tahapan / langkah dalam menyelesaikan masalah
- Mampu mengidentifikasi dan menganalisa masalah
- Mampu menerapkan alat / tools dalam problem solving
 
AGENDA PROGRAM
Introduction
- Karakter orang dalam menghadapi masalah
- Mengenali dan menganalisis akar persoalan yang terjadi melalui metode 5 Whys & Fishbone
 
PLAN
1. Menentukan Tema Improvement
2. Menetapkan Target
3. Menemukan Sebab-Sebab Yang Mungkin (5 Whys & Fishbone)
4. Menentukan Sebab-Sebab Dominan
 
DO
5. Membuat Rencana Perbaikan
6. Implementasi Rencana Perbaikan
 
CHECK
7. Evaluasi Hasil Perbaikan
 
ACT
8. Standarisasi & Rencana Pencegahan
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

PROBLEM SOLVING & DECISION MAKING

Materi diadaptasi dari Buku PROBLEM SOLVING AND DECISION MAKING FOR IMPROVEMENT (Ditulis oleh Berny Gomulya, Penerbit: Gramedia, 2012)
 
Problem Solving and Decision Making (ProsDem) adalah tools yang dapat membantu karyawan dengan cepat dan akurat dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada di perusahaan maupun kehidupan sehari-hari. Metode ini telah diajarkan di sekolah-sekolah bisnis terkemuka di seluruh dunia dan telah diterapkan oleh ribuan organisasi paling berpengaruh di dunia selama lebih dari 50 tahun. Telah terbukti meningkatkan KINERJA organisasi, LABA perusahaan, pangsa PASAR, kepuasan PELANGGAN, KUALITAS, PRODUKTIVITAS, efisiensi BIAYA, dan lain-lain. 
 
TUJUAN
Mampu menerapkan proses berpikir rasional dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan dengan benar dan tepat, dengan mempertimbangkan seluruh resiko yang mungkin terjadi untuk meningkatkan kinerja perusahaan
 
AGENDA PROGRAM
Konsep Analisis Persoalan (AP)
Karakter orang dalam menghadapi masalah
Tujuh Tahapan Analisis Persoalan:
 
1. Merumuskan Penyimpangan
2. Menentukan FAKTA Persoalan
3. Menentukan BUKAN FAKTA Persoalan
4. Mencari Sebab-Sebab Yang Mungkin
5. Menguji dan Menetapkan Sebab-Sebab 6. Yang Paling Mungkin
7. Melakukan Tindakan Perbaikan
8. Melakukan Follow-up
 
Konsep Analisis Situasi (AS)
Empat Tahapan Analisis Situasi:
 
1. Mengidentifikasi Masalah
2. Mengurai Masalah
3. Menentukan Prioritas Masalah
4. Menetapkan Respons Yang Tepat Terhadap Masalah
 
Konsep Analisis Keputusan (AK)
Delapan Tahapan Analisis Keputusan:
1. Mendeskripsikan Tujuan Keputusan
2. Membuat Sasaran (Kriteria)
3. Mengklasifikasi Sasaran Mutlak dan
4. Sasaran Keinginan
5. Menentukan Bobot Sasaran Keinginan
6. Mengelaborasi Alternatif
7. Menyeleksi dan Memberi Nilai Alternatif
8. Mempertimbangkan Risiko Merugikan
9. Menetapkan Pilihan Akhir
 
Konsep Analisis Persoalan Potensial (APP)
Delapan Tahapan Analisis Persoalan Potensial:
1. Merumuskan Rencana
2. Menentukan Langkah/Bidang Kegiatan
3. Mengenali Langkah/Bidang Kritis
4. Menggali Persoalan Potensial
5. Mengidentifikasi Kemungkinan  Sebab 6. Persoalan Potensial
7. Membuat Tindakan Pencegahan
8. Membuat Tindakan Penanggulangan
9. Membuat Sistem Kontrol
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensivisimisi values organisasidan harapan perusahaan.

SIX SIGMA

TUJUAN
Memahami dan mengimplementasikan cara memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam menangani masalah dengan metode DMAIC
 
AGENDA PROGRAM
Introduction to Six Sigma 
- What & Why is Six-Sigma?
- History of Six Sigma 
- Six Sigma 3 Critical Elements
- Cost of Quality & Sigma Measure 
- Potential Applications of Six Sigma within Service Processes
- Six Sigma DMAIC Road Map
 
DMAIC (Define, Measure, Analyze,  Improve & Control) 
DEFINE  
- Why is Important to Identify the Project 
- Translating VOC to CTQ 
- Prioritizing Project 
- Team Charter 
MEASURE
- Determine the Performance Standard 
- As If vs Target Performance 
ANALYZE 
- Root Cause Analysis 
- Process Analysis with Process Map
- Root Cause Analysis with Fishbone Analysis 
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

EXECUTION MANAGEMENT

Materi diadaptasi dari Buku THE 5 PRINCIPLES OF EXCELLENT EXECUTION (Ditulis oleh Berny Gomulya, Penerbit: Gramedia, 2015)
 
Execution Management merupakan program pelatihan yang bertujuan mempersiapkan Anda untuk dapat mengeksekusi strategi, menemukan metode, proses, dan sistem yang sudah diterapkan oleh banyak organisasi untuk mencapai hasil yang luar biasa.
 
TUJUAN
- Memahami pentingnya eksekusi
- Menyebutkan 5 penyebab kegagalan eksekusi dan menjelaskan cara mengatasinya
- Menjelaskan Prinsip 5C Excellent Execution
- Memahami pentingnya kolaborasi (Collaboration) untuk mewujudkan Teamwork
- Menetapkan dengan jelas (Clarity) Critically Important Goal (CIG) yang memberikan dampak
- Mampu menjelaskan perbedaan Lag dan Lead Indicators dan cara membuatnya
- Menentukan kapabilitas (Capability) Lead Indicator yang diperlukan untuk mencapai CIG
- Mendisain komunikasi (Communication) dalam bentuk Dashboard yang memotivasi
- Berkomitmen (Commitment) menciptakan irama tim dalam jadwal dan agenda meeting yang teratur
 
AGENDA PROGRAM
Introduction to The 5 Principles of Excellent Execution 
- Pentingnya Eksekusi: StrategiRencana VS Eksekusi
- Mengapa eksekusi buruk ? 5 faktor utama kegagalan eksekusi
- Tantangan eksekusi yang berhasil
- Apa sesungguhnya yang dimaksud dengan eksekusi ?
- The 5 Principles of Excellent Execution Model
 
Clarity : Critically Important Goal 
- Apa dan mengapa perlu Clarity dalam eksekusi?
- The enemy of great is good 
- Pola pandang baru dalam penentuan goal 
- Teknik menentukan prioritas goal (Tools : Clarity importance screen)
- Teknik perumusan goal yang jelas dan terukur (Tools : Lag Indicator Builder)
 
Capability : Lead Indicator
- Apa dan mengapa Capability dalam eksekusi?
- Perbedaan Lag & lead indicator 
- Pola pandangan baru dalam pembuatan indikator
- Lead indikator yang mengungkit lag indikator
- Teknik membuat prioritas indikator kunci (Tools : 80/20 Pareto Activity Analyzer) 
- Syarat pembuatan lead indicator 
- Teknik membuat lead indicator yang berhasil  (Tools : Lead Indicator Builder )
 
Communication : Compelling Dashboard
- Apa dan mengapa perlu Communication dalam eksekusi?
- Pola pandang  baru dalam pembuatan dashboard 
- Perbedaan Dashboard konvensional dan Dashboard eksekusi
- Karakteristik dashboard yang baik dalam eksekusi
- Teknik pembuatan dashboard yang memacu prestasi
 
Commitment : Rhythm of Responsibility 
- Apa dan mengapa perlu Commitment dalam eksekusi?
- Pola pandang baru dalam  pertemuan menyatukan komitmen
- Rapat berkala yang membangun komitmen
- Tiga agenda rapat berkala yang berhasil
- Teknik membangun rapat berkala yang memonitor komitmen (Tools : CIG meeting activity & Activity Report)
 
Collaboration : Teamwork 
- Apa dan mengapa perlu Collaboration dalam eksekusi?
- Pola pandang baru dalam kolaborasi tim
- Peran pemimpin dalam sukses berkolaborasi
- Lima ciri-ciri disfungsi alam kolaborasi tim : tiadanya kepercayaan antar anggota, ketakutan konflik, tiadanya komitmen, anggota tim yang menghindari tanggung jawab & tim yang tidak fokus pada hasil
- Pentingnya ground rules tim yang sukses berkolaborasi
- Teknik membangun groundrules team yang berhasil (Tools : team groundrules)
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

HIGH IMPACT PRESENTATION SKILLS

TUJUAN
- Peserta mampu mempersiapkan dan membuat materi presentasi yang  simple dan menarik
- Peserta mampu mempresentasikan data menjadi informasi bagi pendengar presentasi
- Peserta memiliki ketrampilan mempresentasikan ide atau hasil pekerjaannya dengan meyakinkan
- Peserta mampu melakukan interaksi positif dengan berbagai audiens ketika presentasi
 
AGENDA PROGRAM
Delivering Powerful Presentation 
- Manfaat presentasi dalam pekerjaan dan keseharian
- Persiapan menentukan keberhasilan presentasi
- Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum presentasi
- Mengatasi kegugupan dalam presentasi
- Pembukaan presentasi “wow”
- Teknik suara (vokal, artikulasi & intonasi) untuk presentasi
- Komunikasi kontak mata dalam presentasi
- Body language yang tepat dan yang dihindari ketika presentasi
- Teknik penutupan presentasi
- Teknik penggunaan alat presentasi yang tepat: laptop, LCD flipchart, whiteboard dan pointer
- Teknik tanya jawab dalam presentasi
- Teknik menutup presentasi yang berkesan
 
Create Compelling Powerpoint Presentation 
- Teknik membuat slide powerpoint
- Teknik menampilkan data menjadi - informasi bermakna
- Teknik penggunaan warna dan huruf
- Teknik penggunaan clip art powerpoint
- Teknik mencari clip art presentasi
 
Dealing with Difficult Audience & Situation 
- Teknik menghadapi audience yang mengantuk, bertanya yang menguji / tidak relevan / bertele-tele, dll
- Teknik menghandle LCD yang mati dan USB yang terkena virus 
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

BECOMING GREAT TRAINERS

TUJUAN
- Menjadikan peserta mampu membuat slide training yang menarik dan aplikatif
- Mampu deliver knowledge kepada para audience dengan menarik
- Meningkatkan dan mempertahankan antusiasme audience
- Menjadi trainer yang menginspirasi
 
AGENDA PROGRAM
Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa 
- Prinsip pembelajaran orang dewasa dan anak-anak (Andragogi dan Pedagogi)
- Berbagai tipe gaya belajar 
 
Persiapan dan Pembuatan Slide Menarik 
- Teknik penyusunan run down efektif
- Persiapan mengajar
- Tips memilih metode training
- Teknik membuat slide presentasi yang berpengaruh terhadap penerimaan audience
 
Tampil Memukau Menginspirasi Peserta 
- Cara mengatasi kegugupan
- Teknik pembukaan yang menarik
- Pengaturan intonasi suara 
- Bahasa tubuh dalam penyampaian materi
 
Penguasaan Kelas, Alat Bantu, & Media Presentasi
- Mengenal beberapa kebiasaan buruk yang dihindari dalam mengajar
- Teknik membangkitkan dan mempertahankan minat peserta training
- Teknik mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan peserta
- Penguasaan penggunaan alat bantu presentasi 
- Cara membuat penutupan menarik
 
Individual Teaching Roleplay & Coaching Feedback 
- Setiap peserta akan mendapatkan kesempatan untuk Individual Teaching Roleplay se-riil mungkin dengan materi yang akan disampaikannya dalam waktu dekat 
- Setiap peserta akan mendapatkan feedback dari para peserta lainnya dan fasilitator
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

COACHING FOR RESULTS

TUJUAN
Peserta mampu menjalankan perannya sebagai seorang coach dan mampu menciptakan proses coaching counseling yang berdampak bagi perusahaan
 
AGENDA PROGRAM
Apa dan Mengapa Coaching
- Perbedaan coaching, counseling, dan mentoring
- Mengapa perlu melakukan Coaching & Counseling -> pentingnya melakukan coaching
- The Performance Potential Iceberg
 
Keterampilan Mendengarkan dan Memahami yang Tak Terkatakan
- Keterampilan mendengarkan (listening skill)
- Tips mendengarkan efektif
- Hambatan mendengarkan
- Pentingnya bahasa tubuh dalam komunikasi
- Bahasa tubuh yang direkomendasikan dan dihindari saat melakukan coaching & counseling
 
Keterampilan Memberikan Umpan Balik 
- Kriteria memberikan umpan balik yang efektif
- Tips dan trik memberikan umpan balik positif yang membangun
- Tips dan trik memberikan umpan balik negatif yang membangun
 
Keterampilan Bertanya Menginspirasi
- Jenis kalimat tanya
- Teknik bertanya yang menginspirasi
- Contoh-contoh kalimat tanya yang efektif
 
Metode GROW
- Tips melakukan coaching dengan metode GROW 
- Tips pemillihan kata yang powerful dalam coaching
 
Coach dengan Generasi Y
- Beberapa generasi di tempat kerja dan karakteristik masing-masing
- Tips melakukan pengembangan generasi
 
Coach dengan Orang Sulit
- Coaching “Under performer”
- Tips menghadapi orang sulit
 
Coaching dengan Berbagai Tipe Orang
- Menyadarkan jenis perilaku diri sendiri dalam menghadapi anak buah
- Menyadarkan bahwa setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda
- Berbagai tipe orang lain (DISC)
- Teknik memotivasi dan teknik coaching dengan tipe D (Dominance)
- Teknik memotivasi dan teknik coaching dengan tipe I (Influence)
- Teknik memotivasi dan teknik coaching dengan tipe S (Stable)
- Teknik memotivasi dan teknik coaching dengan tipe C (Compliance)
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

EFFECTIVE PEOPLE MANAGEMENT

 
TUJUAN
Managers mampu mengelola manusia (people management) untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan pengelolaan team di unit kerjanya
 
AGENDA PROGRAM
Introduction 
- Peserta mengalami perubahan paradigma dan menyadari pentingnya menyeimbangkan antara managing people dengan managing job (pentingnya unsur people dalam mengelola pekerjaan)
- Peserta mampu menjelaskan hal-hal apa yang perlu dipertimbangkan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan people 
 
Phase Plan
Peserta mengalami perubahan paradigma dan menyadari akan pentingnya membangun komitmen anak buah (dan bukan sekedar menyelesaikan kertas kerja rencana)
 
Phase Do
Peserta mengalami perubahan paradigma dan menyadari akan pentingnya memberikan feedback dan coaching/mentoring berkala untuk memastikan adanya pencapaian-pencapaian yang menuju pada goal perusahaan 
 
Phase Check
- Peserta mengalami perubahan paradigma dan menyadari akan pentingnya menghargai pencapaian/achievement, proses atau potensi anak buah untuk meningkatkan motivasi kerja mereka 
- Peserta mendapatkan ide akan beberapa teknik dalam menghargai anak buah
 
Phase Action
Peserta mengalami perubahan paradigma dan  menyadari akan pentingnya melakukan improvement sekalipun tidak ada masalah
 
Phase Team Building
Peserta mengalami perubahan paradigma dan menyadari bahwa kesamaan tempat dan waktu kerja tidak berarti otomatis akan menciptakan team yang solid 
 
Total Analysis
Peserta mengetahui hal-hal yang menjadi kekuatan dan kelemahannya dalam managing people
 
*Materi dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan (kompetensi, visi, misi values organisasi) dan harapan perusahaan.

Download Brochure

Enter the code to validate :

International Partners