Creative Thinking dan Engagement Ala LEGO® (2)
Dengan brainstorming ala LEGO® Serious FUN®, dapat dikatakan bahwa kita membantu pengembangan karyawan dalam kreativitas dan kultur positif sumbang ide pada setiap anggota tim. Lalu bagaimana dengan engagement? Sebagai bocoran, mengembangkan karyawan ternyata juga mendukung terbentuknya engagement. Employee Job Satisfaction and Engagement Report Executive Summary dari Society for Human Resource Management (SHRM) pada 2016 menuliskan “Opportunities to use your skills and abilities in your work” sebagai aspek nomor 5 terpenting dalam kepuasan karyawan, yang bermuara pada engagement.

SHRM juga memberikan formula untuk meramu engagement, berdasarkan hasil studi tersebut. Employee engagement biasanya didefinisikan oleh kondisi aktual di tempat kerja (lingkungan dan pekerjaan itu sendiri) dan pendapat karyawan dan perilaku (bagaimana karyawan memahami hubungan mereka dengan pekerjaan mereka, serta bagaimana mereka melihat orang lain di sekitar mereka berkaitan dengan pekerjaan mereka). Dalam formula tersebut, SHRM mengambil tiga aspek teratas dari masing-masing faktor. Aspek-aspek tersebut yaitu kondisi yang mendukung terciptanya engagement (Condition for Engagement), yang didukung opini karyawan itu sendiri akan keterlibatannya dalam organisasi (Engagement Opinions), dan perilaku di lingkungan kerja yang mendukung engagement (Employee Behaviors). Tiga poin teratas dari setiap aspek tertuang dalam table berikut.

Temuan ini didukung hasil riset Sydney Finkelstein, yang dituangkan dalam artikel di Harvard Business Review bertajuk “What Amazing Bosses Do Differently”. Dalam artikel tersebut, Finkelstein mengungkap lima praktek berbeda yang dilakukan para pemimpin hebat, yang berkorelasi dengan sembilan poin dalam table di atas.
Dalam rangkaian sesi LEGO® Serious FUN®, peserta selanjutnya diminta menghubungkan setiap bentuk yang dibuat. Mereka harus melihat hubungan antar bagian, konsep yang mirip dan bisa dilebur, bagian yang saling mendukung secara langsung maupun tidak. Membentuk satu gambaran utuh yang melibatkan setiap orang. Mari kita lihat lagi aturan brainstorming selanjutnya:
- Memberi kesempatan untuk membangun dari ide yang diajukan oleh orang lain
- Melakukan mutasi dan kombinasi, yaitu memodifikasi ide-ide yang ada dan berusaha untuk membangun ide-ide baru dari kombinasi yang sudah ada
Setiap ide dapat dikembangkan, dikombinasikan, atau dileburkan. Dan semuanya itu, dilakukan dengan cara menyenangkan minim kerutan kening maupun suasana vakum hening. Semua ikut andil, semua turun tangan. Jadi jangan heran bila selain solusi, brainstorming ala LEGO® Serious FUN® juga menambah ikatan diantara anggota tim. (HWI)
By : BusinessGrowth
Untuk info pelatihan (training), jadwal pelatihan (training), managerial training, tempat pelatihan (training), training for trainers, dan pelatihan (training) programs lain, silakan hubungi kami, BusinessGrowth, lembaga training Indonesia terkemuka.