Teamwork Bersama LEGO®
Dengan pembelajaran LEGO® Serious FUN®, kita membantu pengembangan karyawan mendorong terbentuknya engagement, yang tentunya mendukung teamwork antar anggota. Kita tentu sudah sadar bahwa bekerja bersama-sama, dalam satu kantor bahkan divisi yang sama, bahkan dengan penampilan (seragam) yang sama, tidak sama dengan bekerjasama. Saat setiap orang bekerja demi mewujudkan tujuan kolektif, barulah kita menyebut mereka telah bekerjasama. Tapi masih juga ini sering kali luput dari sentuhan kita.
Mungkin masih ada sosok dalam tim kita yang tampak lebih nyaman bekerja sendiri, menjadi “pemberi doa” – alias menonton saja dari jauh – dalam aktifitas-aktifitas yang membutuhkan andil banyak anggota, hingga menolak terlibat dengan berbagai alasan. Ia menyelesaikan apa yang menjadi porsinya, tanpa sepenuhnya menyadari betapa hasil kerjanya menunjang hasil kerja rekannya, dan mempengaruhi keseluruhan hasil akhir. Tapi menyampaikan kenyataan ini secara langsung dan blak-blakan tidak akan cukup membantu.
SHRM memberikan formula untuk meramu engagement, berdasarkan hasil studi di 2016. Employee engagement biasanya didefinisikan oleh kondisi aktual di tempat kerja (lingkungan dan pekerjaan itu sendiri), pendapat karyawan, dan perilaku karyawan (bagaimana karyawan memahami hubungan mereka dengan pekerjaan mereka, serta bagaimana mereka melihat orang lain di sekitar mereka berkaitan dengan pekerjaan mereka). Dalam formula tersebut, SHRM mengambil tiga aspek teratas dari masing-masing faktor. Aspek-aspek tersebut yaitu kondisi yang mendukung terciptanya engagement (Condition for Engagement), yang didukung opini karyawan itu sendiri akan keterlibatannya dalam organisasi (Engagement Opinions), dan perilaku di lingkungan kerja yang mendukung engagement (Employee Behaviors). Tiga poin teratas dari setiap aspek tertuang dalam tabel berikut.


Lihatlah bagaimana poin Relationship with co-workers berada di peringkat atas dalam Condition for Engagement. Dalam rangkaian sesi LEGO® Serious FUN®, semua peserta diminta menghubungkan setiap bentuk yang dibuat. Mereka harus melihat hubungan antar bagian, konsep yang mirip dan bisa dilebur, bagian yang saling mendukung secara langsung maupun tidak. Membentuk satu gambaran utuh yang melibatkan setiap orang. Biasanya, mereka akan secara sukarela menyesuaikan bentuk yang mereka buat, agar dapat terhubung dengan hasil rakitan rekannya. Di sesi ini, peserta mulai disadarkan untuk mempertimbangkan kesesuaian bentuk dengan rekannya. Dan tidak mengejutkan bila di sesi selanjutnya mereka akan mulai mendiskusikan bentuk yang akan dirakit masing-masing anggota, agar kelak saat disatukan ada kesesuaian dan menjadi lebih mudah.
Dalam metode LEGO® Serious FUN®, mengandalkan prinsip belajar orang dewasa, peserta disadarkan pentingnya Teamwork dengan rekan kelompoknya, jika menginginkan kemudahan pencapaian hasil akhir. Ada hal-hal yang perlu mempertimbangkan kesesuaian, kebutuhan, dan dukungan dengan orang lain. Dan ini dialami langsung oleh peserta. Dan semuanya itu, dilakukan dengan cara “paksaan”menyenangkan untuk bekerjasama dan turut andil dalam prosesnya. Semua ikut andil, semua turun tangan di LEGO® Serious FUN®. (HWI)
By: BusinessGrowth
Untuk info pelatihan (training), jadwal pelatihan (training), managerial training, tempat pelatihan (training), training for trainers, dan pelatihan (training) programs lain, silakan hubungi kami, BusinessGrowth, lembaga training Indonesia terkemuka.