Blog

Responding to Feedback You Disagree With (Menanggapi Feedback (Umpan Balik)..........)

Maybe it’s your performance review. Or a 360-degree feedback report. Or (unsolicited) advice from a colleague. Maybe you got a dressing-down from an angry client. Or overheard the nickname your team has for you. Whatever it was, it was wrong. Off-base. Unfair. They don’t understand the situation. They don’t even really know what you do. And besides, their advice wouldn’t even work.
(Mungkin feedback ini adalah review kinerja Anda. Atau laporan umpan balik 360 derajat. Atau saran (tidak diminta) dari rekan kerja. Mungkin Anda mendapat penurunan nilai dari klien yang marah. Atau tak sengaja mendengar nama panggilan dari tim Anda untuk Anda. Apapun itu, itu salah. Tidak sesuai. Tidak adil. Mereka tidak mengerti situasinya. Mereka bahkan tidak tahu apa yang Anda lakukan. Dan selain itu, saran mereka bahkan tidak akan berhasil.)

Service Breakdown

“I won’t complain. I just won’t come back”.Kalimat singkat Brown dan Williamson dari Tobacco Ad tersebut adalah hal yang paling ditakuti oleh segala macam bisnis di dunia. Silent customer. Kalimat tersebut adalah mimpi buruk perusahaan, yang besar kecil pengaruhnya tergantung seberapa besar peran pelanggan tersebut padaincome perusahaan. Dengan menjadi silent customer atas suatu masalah yang diterimanya, artinya tidak ada peluang bagi perusahaan untuk memperbaiki kualitas pelayanan, memberi kompensasi lebih bagicustomer, dan memulihkan citra positif perusahaan. Karena itulah, kualitas pelayanan harus selalu dipantau dan ditingkatkan. Selagi memiliki kesempatan, peningkatan dan perbaikan pelayanan harus dilakukan sebaik-baiknya.

MEMBANGUNKAN “THE KIDS IN US” LEWAT LEGO® SERIOUS FUN® (1)

Karyawan yang telah bekerja sekian tahun tentu pernah mendapatkan training atau pelatihan, baik formal maupun informal. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang taining dan people development, dengan pengalaman belasan tahun di bidang ini – ribuan days of training dan berjumpa puluhan ribu peserta – kami sangat paham bahwa pelatihan favorit mayoritas peserta adalah pelatihan informal. Atau dengan kata lain, pelatihan dengan metode yang lebih menyenangkan.

International Partners